Jatuh karena Hutang
Ini untuk yang ke dua kali aku jatuh dalam hutang,tapi ini sepertinya gerbang kehancuran dari usaha yang aku rintis 5 tahun lalu.
Pedih memang..kenapa tidak usaha yang aku bangun dengan hanya modal pas-pasan bisa berkembang pesat,aku yang sebelumnya gak punya keahlian apa-apa dapat membangun sambil belajar pada bidang yang aku geluti.
Sebelum membuka usaha ini aku pernah terjebak dalam hutang yang hampir-hampir tak mampu untuk membayarnya,sebuah pelajaran yang teramat berharga bagiku saat itu bagai trauma untuk tak mendengar namanya HUTANG.
Tapi setelah berjalan sekian lama sebuah Bank swasta mampir juga ketempat usahaku menggodaku untuk memulai kisah cinta baru dengan Bank tersebut,dengan segala iming-iming yang menggoda, demi Tuhan aku tak tergoda..tapi istriku…akhirnya tergoda, dengan pendiriannya mengatakannya padaku bahwa dia akan tetap mengambil pinjaman itu,aku tahu maksudnya baik untuk mengubah drastis usahaku yang sedikit tertinggal dengan usaha sejenis dikotaku.
Nah…disini letak kelemahanku entah terlalu sayang entah pingin punya uang..beuh..akhirnya aku izinkan istriku meminjam kebank tersebut dengan jaminan sertifikat rumah milik orang tuanya.
Bulan kebulan berlalu tahun ketahun dilewati semua masih aman-aman saja semua target tagihan dapat diatasi,tapi sepandai-pandai tupai melompat akhirnya kepleset juga.
Perbesar pinjaman untuk buka cabang 6 bulan hancur ditipu orang kepercayaan..blesss..mabor…wes…masih belum puas tambah lagi, tambah satu lagi usaha baru dalam satu toko kling klong kling klong jalannya kayak keong beuh remok tenan..ancok…
Hampir 6 bulan buat nutupi tagihan ke bank harus jual ini jual itu gadai ini gadai itu, ntar beli lagi kalo suasana dah tenang.hehehehe..
Walah lama-lama habis dah barang,usaha mulai anyep langganan podo minggir mulai plengak plengok di belakang etalase,ilmu dah gak laku semua orang dah pada bisa.weh piye iki.
Krang..kring bunyi HP ..mesti dari bank..ih..ngeri..wes mboh…
Tenang ..ambil nafas dalam-dalam coba tetap semangat dan berfikir jernih ..itu aku tapi istriku walah gulong kuming nabrak-nabrak kesana kemari la iyo to rumah dia dari kecil situasinya dah diujung tanduk..
Mesak ke… aku sayang bojoku aku sayang anak-anak, keluargaku aku sebagai pimpinan harus cepat ambil jalan keluar tapi apa??
Oke mulai yang terdekat,cari uang di internet weh modal dan harus nunggu beberapa bulan padahal ini dah mepet …
Tiap malam aku menyesali ketidak tegasanku aku gak nyalahkan istriku tapi menyalahkan diriku sendiri kok dulu…..?????
Dah ah..teror ini pasti berlanjut debcolector pasti mulai merayap apa yang harus ku lakukan?????Segala tak tik dan strategi kayakya dah basi tenang nyerah ae sak sak mu ,kalo aku lepas kendali gimana anak-anak ku..???
Sepertinya ini jalanku menuju jalan Tuhan..Sholat dan Berdoa cari web atau blog yang bikin pikiran tenang(nyambi peluang cari dolar juga tentunya)dag dig dug..wew.
Ya Allah Ya Gusti gobloknya aku saat kepepet gini mesti ingat KAMU..ampuni Hambamu ya Allah..hina dan tak berharganya diriku ya Allah….malu aku tuk berhadapan denganMU ya Allah..tapi pada siapa lagi aku harus mengadu ya Allah…
Ku ambil air wudhu sholat dan berdoa kupasrahkan diriku mungkin Engkau sudah punya rencana ya Allah ..
April 22, 2009 at 5:52 am
Semoga lekas selesai masalahnya. Kalau kita berdoa, berdoalah meski kita tidak yakin sekalipun. Insya Allah bisa selesai. Saya pernah mengalami situsi yang mirip dan rasanya tak mungkin bisa diatasi tapi ternyata bisa juga. Kalau ingat kembali ke masa itu pasti nggak akan mau mencobanya lagi…
April 22, 2009 at 7:13 am
Trims sobat,atas sarannya walaupun sedikit tp paling tidak menjadi support yang besar bagi saya dalam menghadapi persoalam yang berat ini,semoga Allah melindungi kita semua.Amien
June 28, 2009 at 9:31 am
sabaaar brooo…..
Allah sedang mengujiimuuu…
Do’a dan berusaha…..
pasti akan ada jalaan keluaaarr…
aku yakin kamu pasti bisaa…..
tetaap semangaaat…..
July 20, 2009 at 9:00 pm
tenang wae kang,
saya juga terpaksa harus pisah sama keluarga ke negeri orang karena hutang, Insyaallah semua ada jalannya, habis gelap terbitlah terang, pasti ada hikmahnya.
sabar tetep iling.
May 10, 2010 at 11:45 am
sy mengalami seperti ini juga,,gimana akhir kisahnya mas..apa bisa bebas dari hutang itu atau ada keringanan dari bank,,mohon info
June 25, 2010 at 6:43 pm
Efek dari pengalaman ‘goblok’ ini sama dgnku mas, cuma ceritanya aja yang beda. Mari kita ambil hikmahnya dan terus berusaha utk fokus cari solusi. Semoga Allah melapangkan jalan kita semua yang dg sadar ataupun tidak telah bertindak ‘goblok’. Rejeki hak mutlak pemberian Allah, dan hanya Allahlah yang berhak mengambilnya kembali. Mari kita ambil lg dengan mengambil hati-NYA. Semoga semua pintu ke arah ‘goblok’ itu, Allah tutup rapat2 dan jalan ke arah solusi tuntas, Allah buka lebar2. Amiin
May 1, 2011 at 4:45 pm
@mas iwan….akhirnya utang itu selesai..tp dgn catatan rumah itu harus dijual…berat beban moral yg harus aku tanggung didepan keluarga istri…hutang selesai..tp hutang bhatin ntah kapan mau lunas…aku malu..tp kehidupan terus berlanjut dan perjuangan tak boleh berhenti….
May 1, 2011 at 4:46 pm
@abu labib…amin…
October 3, 2011 at 6:18 am
saya juga mengalami ini sekarang. bingung mas rasa ga tenang tiap hari. suami juga tidak mau tau kalau masalah keuangan ada pengeluaran mendadak karena musibah. kadang lebih baik saya DIAM, daripada menjelaskan apa yg dirasakan karena lebih menyakitkan ketika dia bisa mndengar tapi tidak bisa mengerti
(